Tampilkan postingan dengan label titin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label titin. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Januari 2012

JAKARTA AKAN TENGGELAM

OLEH: TITIN SUHARTINI

    Siang hari ini kembali Jakarta di guyur hujan deras gelap, pekat, diiringi suara petir yang menggelegar siang hari tampak seperti senja yang hmpir malam. Belum lagi pepohonan yang bergoyang tertiup angin yang kencang.
    Dapat dipastikan, jalanan di Jakarta akan dipenuhi air yang menggenang. Banjir akan terlihat di segenap pelosok jalan. Belum lagi pohon yang tumbang di sana-sini melintangi jalanan yang akan menambah kemacetan.
    Alamkah yang marah?  Ataukah manusia yang tidak mau bersahabat dengan alam dipaksakan berdiri bangunan di sana sini, sehingga penghijauan berkurang. Tidak ada lagi pembuangan air dari jalan karena padat dengan bangunan.
    Apa yang terjadi bila tak cepat di atasi? Jakarta akan tenggelam.

Rabu, 04 Januari 2012

WANITA

 Titin Suhartini         


Kehidupan di zaman modern sekarang ini seperti kita lihat di Jakarta sebagai ibukota Republik Indonesia, dimana aktifitas yang tiada hentinya dan tidak mengenal waktu apakah pagi, siang maupun malam hari akan terlihat selalu penuh dengan kesibukan manusia yang sangat padat , yang salah satunya dapat kita lihat dijalan-jalan raya manapun disetiap sudut kota sesak dengan kendaraan dan hiruk pikuk kesibukan warganya, yang bercampur baik pria maupun wanita.

Bila kita membicarakan wanita yang terbayang dalam benak kita masing-masing adalah sosok yang lembut, cantik feminin dan keibuan serta lemah dan lembut. Sebelum Islam datang wanita dalam keadaan terzhalimi baik hak-haknya, kehormatannya maupun derajatnya.Wanita tidak mempunyai hak untuk memiliki apalagi mewarisi.

Keadaan ini berbeda setelah Islam datang dengan segala hikmah dan keadilannya telah mengangkat derajat < mengembalikan kehormatannya sebagai wanita.Islam memberi kebebasan terhadap wanita secara agama, berbuat sesuai dengan tabiatnya yang feminin.Islam pun menyamakannya dengan lelaki dalam banyak lingkup namun harus didasarkan pada agama, hadis yang benar dan akal yang sehat tentunya.

Lalu mengapa akhir-akhir ini sering kita baca dan lihat melalui berbagai macam media , kejahatan terhadap wanita marak terjadi terutama dikota-kota besar seperti Jakarta, terutama adalah kejahatan seksual terhadap kaum wanita. Kita perlu bertanya apakah sudah tidak lagi aman bagi wanita untuk beraktifitas karena lingkungan yang keras dan kasar sebagaimana standar kehidupan kota-kota besar ataukah wanita itu sendiri yang memberi peluang kepada kaum laki-laki untuk berbuat jahat padanya?.Marilah kita renungkan sesaat.

Islam adalah agama yang paling sempurna yang telah mengatur semua sisi kehidupan termasuk didalamnya adalah wanita yang didalam Islam adalah mutiara yang terjaga dan berlian yang terawat. Allah S.W.T. telah berfirman didalam Al- Qur’an , surat Al- Ahzab : 59 ; “ Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘ Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka.”

Bila melihat ayat dalam Al-Qur”an tadi  adalah tanda kasih sayang Allah terhadap wanita dimana diwajibkan bagi muslimah untuk mengenakan jilbab yang menutupi dada ,supaya dapat dibedakan dengan wanita jahiliyah dulu dan Allah pasti akan menjaga wanita, karena wanita itu sendiri mau menutupi auratnya yang dapat mengundang kejahatan dari kaum laki-laki. Bencana yang menimpa masyarakat pada akhir-akhir ini adalah disebabkan keterpurukan akhlak dan rusaknya pendidikan pada wanita.

Melalui tulisan ini dengan penuh rasa kasih sayang terhadap saudariku seiman, khususnya bagi putri-putri yang cantik dan menawan, saya mengajak saudariku , marilah mulai saat ini kita kenakan pakaian muslimah yang sesuai dengan apa yang telah Allah perintahkan, karena memang benar putri-putri yang cantik didalam Islam adalah mutiara yang terjaga dan berlian yang sangat mahal harganya.Marilah kita menjaga Allah karena Allah pasti akan menjaga kita.  Amiin ya Robbal alamiin.Tulisan ini saya akhiri dengan mohon ampunan kehadirat Allah yang Maha Pengampun, dengan harapan semoga tulisan ini ada manfaatnya khususnya bagi putri –putri kita , agar bisa aman dalam penjagaan Allah untuk beraktifitas di kota besar seperti Jakarta ini.

Selasa, 27 Desember 2011

PENGGUSURAN KEDAMAIAN


Oleh: Titin Suhartini

Lingkungan yang semula aman dan tentram bagi penduduk satu kampung. Mereka menikmati hidup penuh syukur dan benar-benar bahagia.
Suatu siang dengan tiba-tiba datang sekelompok laki-laki berseragam hijau dengan mengendarai truk, memporak porandakan kedamaian lingkungan itu.
Dalam sekejap bangunan-bangunan rumah setengah permanen rata dengan tanah.
Pemandangan yang sangat menyedihkan, ibu-ibu dan anak-anak menangis. Mereka tak dapat membayangkan malam nanti berteduh dimana untuk menghindari dinginnya malam.
Inilah fakta yang ada untuk penghijauan, harus mengorbankan masyarakat kecil. Mereka ikhlas dan tak berdaya namun mereka hanya menuntut uang pengganti yang banyak.